Selasa, 07 Mei 2013

PENGERTIAN METODE DAN METODOLOGI



Pengerttian Metode dan Metodologi Penelitian
Secara etimologis, metode berasal dari kata 'met' dan 'hodes' yang berarti melalui. Sedangkan istilah metode adalah jalan atau cara yang harus ditempuh untuk mencapai suatu tujuan. Sehingga 2 hal penting yang terdapat dalam sebuah metode adalah : cara melakukan sesuatu dan rencana dalam pelaksanaan.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi Metode menurut para ahli:

# ROTHWELL & KAZANAS
Metode adalah cara, pendekatan, atau proses untuk menyampaikan informasi


# TITUS
Metode adalah rangkaian cara dan langkah yang tertib dan terpola untuk menegaskan bidang keilmuan.


# MACQUARIE
Metode adalah suatu cara melakukan sesuatu, terutama yang berkenaan dengan rencana tertentu


# WIRADI
Metode adalah seperangkat langkah (apa yang harus dikerjakan) yang tersusun secara sistematis (urutannya logis)


# DRS. AGUS M. HARDJANA
Metode adalah cara yang sudah dipikirkan masak-masak dan dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah tertentu guna mencapai tujuan yang hendak dicapai

Pengertian metode. Definisi metode. Pengertian metode menurut para ahli. Metode adalah. Pengertian metodologi. Pengertian metode pembelajaran menurut para ahli. Pengertian teknik.
Arti metode. Definisi metodologi. Pengertian logika menurut para ahli. Pengertian surat menurut para ahli. Pengertian diskusi menurut para ahli. Metode pembelajaran menurut para ahli. Pengertian pendekatan pembelajaran menurut para ahli.
Pengertian penelitian menurut para ahli. Pengertian metode penelitian menurut para ahli. Pengertian strategi pembelajaran menurut para ahli. Definisi logika menurut para ahli. Arti metodologi. Definisi penelitian menurut para ahli. Metode menurut para ahli.
Pengertian metodologi penelitian menurut para ahli. Definisi metode menurut para ahli. Pengertian metoda. Pengertian metodologi menurut para ahli. Definisi teknik. Definisi metode pembelajaran menurut para ahli. Apa itu metode.
Pengertian metode sejarah. Pengertian teknologi menurut para ahli. Pengertian metode pembelajaran. Pengertian metode diskusi menurut para ahli. Pengertian metode ilmiah menurut para ahli. Defenisi metode. Pengertian pendekatan menurut para ahli.
Pengertian metodelogi. Metode penelitian menurut para ahli. Pengertian teknik pembelajaran menurut para ahli. Metode drill menurut para ahli. Apa yang dimaksud dengan metode. Logika menurut para ahli. Definisi metode pembelajaran.
Pendekatan pembelajaran menurut para ahli. Pengertian teknik menurut para ahli. Definisi teknologi menurut para ahli. Metode mengajar menurut para ahli. Definisi metode penelitian menurut para ahli. Pengertian metode mengajar menurut para ahli. Pengertian pendekatan historis.
Pengertian metode menurut ahli. Metodologi menurut para ahli. Metode definisi. Definisi metodologi penelitian menurut para ahli. Arti dari metode. Pengertian metode drill menurut para ahli. Metode diskusi menurut para ahli.
Metode pembelajaran menurut ahli. Definisi surat menurut para ahli. Arti kata metode. Apa arti metode. Pengertian tehnik. Pengertian surat menurut ahli. Definisi pendekatan pembelajaran menurut para ahli.
Pengertian teknis. Pengertian metode dan metodologi. Pengertian permainan menurut para ahli. Pengertian surat menurut beberapa ahli. Devinisi metode. Definisi pendekatan menurut para ahli. Diskusi menurut para ahli.
Pengertian metode pembelajaran menurut ahli. Pengertian metode historis. Definisi diskusi menurut para ahli. Arti metode menurut para ahli. Perbedaan metode dan metodologi. Pengertian metode belajar menurut para ahli. Teknologi menurut para ahli.
Pengetian metode. Pengertian metode menurut beberapa ahli. Pengertian dari metode. Pengertian metode adalah. Penelitian menurut para ahli. Metode ilmiah menurut para ahli. Pengertian teknologi menurut beberapa ahli.
Pengertian metode kerja. Metodologi penelitian menurut para ahli. Pengertian metodologi sejarah. Definisi teknik menurut para ahli. Teori mengajar menurut para ahli. Istilah metode. Definisi metodologi menurut para ahli.
Cara belajar menurut para ahli. Pengertian metode keilmuan. Penertian metode. Defenisi metodologi. Arti metode pembelajaran. Definisi metoda. Metode.
Prinsip metodologi
Beberapa prinsip metodologi oleh beberapa ahli, di antaranya:
A. Rene Descartes
Dalam karyanya Discourse On Methoda, dikemukakan 6 (enam ) prinsip metodologi yaitu:
1. Membicarakan masalah ilmu pengetahuan diawali dengan menyebutkan akal sehat (common sense) yang pada umumnya dimiliki oleh semua orang.
Akal sehat menurut Descartes ada yang kurang, adapula yang lebih banyak memilikinya, namun yang terpenting adalah penerapannya dalam aktivitas ilmiah.
2. Menjelaskan kaidah-kaidah pokok tentang metode yang akan dipergunakan dalam aktivitas ilmiah maupun penelitian. Descartes mengajukan 4 (empat) langkah atau aturan yang dapat mendukung metode yang dimaksud yaitu:
(a) Jangan pernah menerima baik apa saja sebagai yang benar, jika anda tidak mempunyai pengetahuan yang jelas mengenai kebenarannya. Artinya, dengan cermat hindari kesimpulan-kesimpulan dan pra konsepsi yang terburu-buru dan jangan memasukkan apapun ke dalam pertimbangan anda lebih dari pada yang terpapar dengan begitu jelas sehingga tidak perlu diragukan lagi,
(b) Pecahkanlah setiap kesulitan anda menjadi sebanyak mungkin bagian dan sebanyak yang dapat dilakukan untuk mempermudah penyelesaiannya secara lebih baik.
(c) Arahkan pemikiran anda secara jernih dan tertib, mulai dari objek yang paling sederhana dan paling mudah diketahui, lalu meningkat sedikit demi sedikit, setahap demi setahap ke pengetahuan yang paling kompleks, dan dengan mengandaikan sesuatu urutan bahkan di antara objek yang sebelum itu tidak mempunyai ketertiban baru.
(d) Buatlah penomoran untuk seluruh permasalahan selengkap mungkin, dan adakan tinjauan ulang secara menyeluruh sehingga anda dapat merasa pasti tidak suatu pun yang ketinggalan.
(e)Langkah yang digambarkan Descartes ini menggambarkan suatu sikap skeptis metodis dalam memperoleh kebenaran yang pasti.

3. Menyebutkan beberapa kaidah moral yang menjadi landasan bagi penerapan metode sebagai berikut
(a) Mematuhi undang-undang dan adat istiadat negeri, sambil berpegang pada agama yang diajarkan sejak masa kanak-kanak.
(b) Bertindak tegas dan mantap, baik pada pendapat yang paling meyakinkan maupun yang paling meragukan.
(c) Berusaha lebih mengubah diri sendiri dari pada merombak tatanan dunia.

4. Menegaskan pengabdian pada kebenaran yang acap kali terkecoh oleh indera. Kita memang dapat membayangkan diri kita tidak berubah namun kita tidak dapat membayangkan diri kita tidak bereksistensi, karena terbukti kita dapat menyangsikan kebenaran pendapat lain. Oleh karena itu, kita dapat saja meragukan segala sesuatu, namun kita tidak mungkin meragukan kita sendiri yang sedang dalam keadaan ragu-ragu.
5. Menegaskan perihal dualisme dalam diri manusia yang terdiri atas dua substansi yaitu RESCOGITANS (jiwa bernalar) dan RES-EXTENSA (jasmani yang meluas). Tubuh (Res-Extensa) diibaratkan dengan mesin yang tentunya karena ciptaan Tuhan, maka tertata lebih baik.Atas ketergantungan antara dua kodrat ialah jiwa bernalar dan kodrat jasmani. Jiwa secara kodrat tidak mungkin mati bersama dengan tubuh. Jiwa manusia itu abadi.
B. Alfred Julesayer
Dalam karyanya yang berjudul Language, Truth and Logic yang terkait dengan prinsip metodologi adalah prinsip verifikasi. Terdapat dua jenis verifikasi yaitu:
1. Verifikasi dalam arti yang ketat (strong verifiable) yaitu sejauh mana kebenaran suatu proposisi (duga-dugaan) itu mendukung pengalaman secara meyakinkan
2. Verifikasi dalam arti yang lunak, yaitu jika telah membuka kemungkinan untuk menerima pernyataan dalam bidang sejarah (masa lampau) dan ramalan masa depan sebagai pernyataan yang mengandung makna
3. Ayer menampik kekuatiran metafisika dalam dunia ilmiah, karena pernyataan-pernyataan metafisika (termasuk etika theologi) merupakan pernyataan yang MEANING LESS (tidak bermakna) lantaran tidak dapat dilakukan verifikasi apapun[
C. Karl Raimund Popper
K.R. Popper seorang filsuf kontemporer yang melihat kelemahan dalam prinsip verifikasi berupa sifat pembenaran (justification) terhadap teori yang telah ada. K.R. Popper mengajukan prinsip verifikasi sebagai berikut:
1. Popper menolak anggapan umum bahwa suatu teori dirumuskan dan dapat dibuktikan kebenarannya melalui prinsip verifikasi. Teori-teori ilmiah selalu bersifat hipotetis (dugaan sementara), tak ada kebenaran terakhir. Setiap teori selalu terbuka untuk digantikan oleh teori lain yang lebih tepat.
2. Cara kerja metode induksi yang secara sistematis dimulai dari pengamatan (observasi) secara teliti gejala (simpton) yang sedang diselidiki. Pengamatan yang berulang -ulang itu akan memperlihatkan adanya ciri-ciri umum yang dirumuskan menjadi hipotesa. Selanjutnya hipotesa itu dikukuhkan dengan cara menemukan bukti-bukti empiris yang dapat mendukungnya. Hipotesa yang berhasil dibenarkan (justifikasi) akan berubah menjadi hukum. K.R. Popper menolak cara kerja di atas, terutama pada asas verifiabilitas, bahwa sebuah pernyataan itu dapat dibenarkan berdasarkan bukti-bukti verifikasi pengamatan empiris.
3. K.R Popper menawarkan pemecahan baru dengan mengajukan prinsip FALSIFA BILITAS, yaitu bahwa sebuah pernyataan dapat dibuktikan kesalahannya. Maksudnya sebuah hipotesa, hukum, ataukah teori kebenarannya bersifat sementara, sejauh belum ada ditemukan kesalahan-kesalahan yang ada di dalamnya. Misalnya, jika ada pernyataan bahwa semua angsa berbulu putih melalui prinsip falsifiabilitas itu cukup ditemukan seekor angsa yang bukan berbulu putih (entah hitam, kuning, hijau, dan lain-lain), maka runtuhlah pernyataan tersebut. Namun apabila suatu hipotesa dapat bertahan melawan segala usaha penyangkalan, maka hipotesa tersebut semakin diperkokoh (CORROBORATION).

0 komentar:

Poskan Komentar